![]() |
MU memang berhasil mengalahkan Chelsea dengan skor 3-1, Minggu (18/9) di Old Trafford.
Armada Sir Alex Ferguson sukses mendominasi babak pertama sehingga mampu unggul tiga gol. Meski Chelsea hanya dapat membalas satu gol dari Fernando Torres, namun tim besutan Andre Villas-Boas itu tampil sangat agresif.
Catatan Soccernet menunjukkan Chelsea melepas total 22 tembakan tetapi sayang beberapa di antaranya yang berupa peluang emas gagal diselesaikan dengan sempurna. Sehingga MU berhak atas tiga poin dari pertandingan kelimanya yang berarti start terbaik mereka sejak 26 tahun.
Musim ini, tidak sedikit yang menganggap bahwa City lah yang jadi pesaing terberat MU dalam mempertahankan gelarnya. Mengingat The Citizens telah menunjukkan performa oke, juga belum terkalahkan dengan memetik satu kali seri dan empat kemenangan.
Evra tidak berpendapat demikian. Bagi bek kiri The Red Devils ini, Chelsea lebih berbahaya dari City dan mereka lah yang akan menjadi rival terberat timnya.
"Laga itu (melawan Chelsea) seperti pertarungan tinju, aku meninjumu dan anda meninju saya. Sungguh aneh," ucap dia seperti dikutip Telegraph.
"Aku punya banyak respek buat Chelsea. Orang-orang bicara tentang City dan kami tapi aku selalu bilang kalau Chelsea adalah tim paling sulit seperti yang anda lihat."
"Mereka tidak datang kemari hanya untuk bertahan tapi mereka juga menyerang dan mencari gol-gol serta menciptakan peluang-peluang. Aku tak percaya bola dari Fernando Torres gagal berbuah gol. Mungkin karena Tuhan sedang bersama kami," pungkas bek Prancis ini.
(dtc/rin)







